KPU Flores Timur Gelar Kegiatan KPU Mengajar di SMK Lamaholot
Larantuka– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur menggelar kegiatan KPU Mengajar pada Sabtu, (7/2/ 2026), yang bertempat di SMK Lamaholot. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran demokrasi di kalangan pelajar sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Flores Timur, Dahlya Reda Ola, hadir sebagai pemateri utama. Ia menyampaikan materi seputar demokrasi, pemilu, serta pentingnya peran generasi muda sebagai pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan edukatif, dengan berbagai games seru. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta adalah simulasi orasi kampanye, di mana para siswa berperan sebagai calon Bupati Flores Timur. Simulasi ini menghadirkan dua kandidat yang diperankan oleh siswa dan siswi bernama Jojo dan Laura, yang menyampaikan visi dan misi layaknya kampanye pemilu sesungguhnya.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan kritis diajukan oleh para peserta, salah satunya dari Kristian, yang menanyakan, “Mengapa pemilih yang belum berusia 17 tahun boleh ikut dalam pemilihan umum ketika sudah menikah?” Pertanyaan tersebut memicu diskusi seputar aturan hukum kepemiluan dan hak pilih warga negara.
Para siswa SMK Lamaholot tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mendapatkan pemahaman langsung mengenai proses demokrasi.
Kegiatan KPU Mengajar ini ditutup dengan pesan dari Kadiv Hukum KPU Kabupaten Flores Timur yang menegaskan bahwa, “Demokrasi bukan hancur oleh orang yang jahat, melainkan karena kita tidak memilih. Pemimpin yang hebat lahir dari pemilih yang cerdas.”
Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Flores Timur berharap dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi serta meningkatkan partisipasi politik generasi muda di masa mendatang.