Rapat Koordinasi: Meningkatkan Kualitas Data Pemilih Dan Memastikan Kesiapan KPU
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Data Turunan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahap 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara daring melalui Zoom Video Communications Bersama seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (24/2/2026).
Rakor yang di buka oleh Anggota KPU Provinsi NTT selaku Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi NTT Lodowyk Fredrik, didampingi oleh Kasubag Perencanaan Lusia A.D.P. Hekopung dan Admin Sidalih KPU Provinsi NTT Tati Haryati Husein.
Kegiatan ini di ikuti oleh Plh. Ketua KPU Kabupaten Flores Timur Dahlya Reda Ola di dampingin Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Stefanus Ile Ratu, dan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Arifin Atanggae, serta Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi Bonevasius Sabon Ama serta staf Perencaan Data dan Informasi Adi M. S. Jawas, ST. Rahmawati dan Bernadina Asa Keban secara daring bertempat di aula lantai dua KPU Kabupaten Kabupaten Flores Timur.
Dalam sambutan Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Lodowyk Fredrik mengatakan 22 Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT telah menerima Data Turunan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) untuk Semester 1 Tahun 2026 dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang sudah di Sinkronkan oleh Team Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) KPU RI. Total Data yang diterima oleh KPU Kabupaten/Kota se-NTT adalah sebanyak 235.129 Pemilih. Adapun Rencana Penetapan PDPB Triwulan 1 dijadwalkan pada tanggal 1 s/d 2 April 2026 Serentak di 514 Kab/Kota se-Indonesia Raya, Ujar Fredrik
Lanjutnya Berharap teman² Kabupaten/Kota dapat segera melakukan pemetaan pada Data yg ada sesuai kategori dan sedapat mungkin di bagi per Kecamatan yg ada di Kab/Kota masing² (Peran Korwil san̈gat penting). Kerja sama & sama² bekerja, Tambah Fredrik
Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas data pemilih dan memastikan kesiapan KPU dalam menghadapi pemilihan umum yang akan datang. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.