KPU Mengajar Part 3
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur melanjutkan konsistensi edukasi politiknya melalui program bertajuk "KPU Mengajar Part 3". Kegiatan yang menyasar generasi Z ini dilaksanakan di MA Lohayong, Kecamatan Solor Timur, Pulau Solor, pada Rabu (21/1).
Kegiatan ini diawali dengan pertemuan hangat antara tim KPU Kabupaten Flores Timur dengan Kepala Madrasah Aliyah Gewayantana Lohayong, Bapak Hafri Hasibuddin Abubakar SG, S.Kom.
Edisi ketiga dari rangkaian program rutin ini dipimpin langsung oleh Arifin Atanggae, Anggota KPU Kabupaten Flores Timur selaku Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, didampingi dua Staf KPU lainnya, yakni Stef Langoaran dan Fahmi Husaini. Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut menjadi bagian dari komitmen KPU untuk hadir secara berkala di Pulau Adonara, Pulau Solor, hingga daratan Pulau Flores setiap minggunya.
Dalam pemaparannya, Arifin memberikan penekanan khusus pada urgensi pemahaman demokrasi bagi pemilih pemula. Mengingat para siswa Madrasah Aliyah ini akan menjadi pemilih aktif pada Pemilu serentak tahun 2029, pembekalan nilai-nilai demokrasi sejak dini dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas politik bangsa.
"KPU Mengajar Part 3 ini hadir untuk memastikan adik-adik di MA Lohayong tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemilih yang cerdas dan kritis dalam menyongsong Pemilu 2029 mendatang," tegas Arifin di hadapan para siswa.
Salah satu poin menarik yang disampaikan adalah relevansi demokrasi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Arifin menjelaskan bahwa prinsip demokrasi tidak harus menunggu ajang nasional, melainkan sudah bisa diterapkan dalam lingkup terkecil di sekolah.
"Implementasi demokrasi yang paling nyata bagi adik-adik saat ini adalah pemilihan Ketua OSIS Madrasah. Jika proses pemilihan di sekolah sudah dijalankan dengan prinsip jujur dan adil, maka kalian sedang berlatih menjadi warga negara yang demokratis," tambahnya.
Kepala Madrasah, Hafri Hasibuddin Abubakar, menyambut baik kehadiran KPU dalam program edisi ketiga ini. Kegiatan ini dinilai efektif dalam memberikan pemahaman praktis mengenai tata kelola organisasi dan kepemimpinan yang berlandaskan azas demokrasi kepada para siswa.
Hingga saat ini, KPU Flores Timur terus menjadwalkan kunjungan ke sekolah-sekolah lain di wilayah pelosok. Program "KPU Mengajar" diharapkan dapat menjadi jembatan informasi yang efektif guna meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya kaum muda, dalam setiap kontestasi politik di masa depan.