Berita Terkini

KPU Flotim Raih 4 Penghargaan Dalam Kegiatan Evaluasi Kinerja Tahun 2021

KPU Kabupaten Flores Timur meraih 4 penghargaan hasil evaluasi kinerja tahun 2021. Penghargaan tersebut diterima saat mengikuti kegiatan evaluasi Kinerja KPU Se-NTT tahun 2021 via Zoom Meeting dengan agenda Pemberian Penghargaan kepada KPU Kabupaten/Kota serta  Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Tahun 2022 secara  daring pada Kamis,13/1/2022 yang diikuti oleh Ketua KPU Kabupaten Flores Timur beserta anggota, sekretaris, dan para Kasubag. Kegiatan Evaluasi Kinerja Tahun 2021, Pemberian penghargaan serta Penandatanganan Perjanjian Kerja dan Pakta Integritas tahun 2022 ini dibuka oleh Ketua KPU RI, Ilham Saputra secara daring yang dalam pengantarnya menyampaikan  bahwa  evaluasi kinerja menjadi agenda penting untuk menemukan kendala dan hambatan dan juga capaian kerja dalam tahun anggaran yang telah berjalan serta  harapan KPU Kabupaten dapat bekerja maksimal dalam menyambut Pemilu serta Pemilihan serentak tahun 2024 dengan tetap mempertahankan prinsip penyelenggaraan yang berintegritas dan profesionalitas sehingga selalu mendapatkan kepercayaan publik. Dalam kegiatan ini, KPU Kabupaten Flores Timur mendapatkan penghargaan predikat terbaik II pada kategori yakni Kategori Pengelolaan Daftar PemilihBerkelanjutan, Kategori Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum dan Kategori Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran dan Opname Kas Tahun 2021 serta penghargaan predikat terbaik III pada Kategori Pengelolaan Kehumasan. Hadir dalam kegiatan ini  secara daring, para Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota, para Sekretaris dan Kasubag dari 22 KPU Kabupaten/Kota Se- Nusa Tenggara Timur.

9 PPNPN KPU Flotim dikukuhkan dengan Penyerahan SK untuk tahun 2022

Jumad, 7 Januari 2022 bertempat di Kantor KPU Kabupaten Flores Timur, Sekretaris KPU Kabupaten Flores Timur menyerahkan Keputusan Sekretaris KPU Propinsi NTT tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri di Lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2022 dan sekaligus penandatanganan Kontrak Kerja dan surat penyertaan. Tenaga PPNPN KPU Kab. Flotim berjumlah 9 (Sembilan) orang yang terdiri dari 2 (dua) orang pengemudi, 3 (tiga) orang keamanan, 2 (dua) orang pramubakti, 1 (satu) orang Tenaga Operasional Teknis dan 1 (satu) orang Tenaga Administrasi. “Ditahun 2022 ini merupakan masa-masa transisi. Diharapkan PPNPN dapat melakukan fungsi sesuai tupoksi masing-masing dan  diharapkan juga jika ada sisa waktu luang, bisa tunjukan kreativitas untuk memperhatikan fungsi lain yang masih lemah diakibatkan dari masa transisi ini”, begitu penyampaian dari Sekretaris KPU Kabupaten Flotim, Konradus Liwu. Di dalam Keputusan juga sudah tertera nama serta tugas dan fungsi dari masing-masing tenaga PPNPN dalam tahun 2022 ini. Kesembilan tenaga PPNPN siap menerima tugas dan fungsi yang diberikan dengan penuh semangat dan dengan dedikasi yang baik. Tekhupmas

KPU Flotim Ikut Webinar Keamanan Siber Dan Kedaulatan Digital Pemilu 2024

Larantuka, kab-florestimur.kpu.go.id- Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi terhadap Pemilu 2024, KPU memandang perlu untuk memperkuat keamanan siber dan kedaulatan digital sistem informasi yang akan digunakan pada Pemilu 2024, dengan menyelenggarakan Webinar Keamanan Siber dan Kedaulatan Digital Pemilu 2024 pada Rabu, (29/12/2021). Baca juga: Jelang Tutup Tahun, KPU NTT Lakukan Konsolidasi DPB Mewakili KPU Flores Timur, Kasubbag Program Data dan Perencanaan, Abdurrahman Bersama Kasubbag Teknis Pemilu dan Parmas, M. Lamabelawa mengikuti webinar secara Daring bertempat di Lt. 2 Aula KPU Flotim melalui aplikasi zoom meeting sesuai surat undangan Ketua KPU RI Nomor: 866/TIK.02/14/2021. Webinar dimoderatori Kapusdatin KPU RI, Sumariyandono ini, menghadirkan 3 (tiga) Narasumber yaitu: Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia Edmon Makarim; OVP Cybersecurity PT Telkom Indonesia, Elisabeth Damayanti; Direktur PT Media Kernels Indonesia – Drone Emprit, Ismail Fahmi. Anggota KPU RI, Pramono Ubaid Tantowi mewakili Ketua KPU RI, Dalam sambutan pengantar membuka Webinar menyebutkan bahwa kerja Pemilu di Indonesia sangat kolosal untuk itu jika kita tidak mengadopsi teknologi informasi rasanya sangat mustahil. Bahwa bagaimana kita mengelola data pemilih hingga 200 juta pemilih atau mengecek kegandaan kepengurusan atau anggota Parpol jika tidak menggunakan teknologi informasi menjadi sangat tidak mungkin. Jadi tujuan utama dari kita mengadopsi berbagai teknologi kedalam tahapan-tahapan pemilu kita adalah bagaimana IT tersebut memudahkan/menyederhanakan kerja di jajaran kita. Ungkap Pramono. Dalam sesi pemaparan materi, Nasasumber pertama Edmon Makarim memaparkan meteri dalam perspektif hukum keamanan ciber atau mengelaborasi tentang perlunya regulasi dalam pengamanan data persiapan Pemilu 2024.  Menjadi Narasumber kedua, Elisabeth Damayanti menyampaikan materi terkait Pengelolaan Keamanan Siber Menuju Kedaulatan Digital. Ia menyebutkan bahwa “Era sekarang dengan triger Pandemi Covid-19, ternyata digital transformation akhirnya berjalan dengan sukses karena semua orang terpaksa berpindah dari aktivitas fisik mejadi menggunakan media digital. Selain itu, digital transformation, juga disebabkan oleh disrupsi- disrupsi diberbagai aspek kehidupan kita seperti Technology-Induced; Customer-Induced; Ecosystem-Induced; Innovation-Induced”. Demikian urai Elisabeth. Ismail Fahmi sebagai narasumber ketiga dengan materi terkait potensi MIS-, DIS-, MAL- Informasi dalam Pemilu 2024 menyampaikan bahwa pelaku ancaman siber asing dan domestic menggunakan kampanye Mis-, Dis-, dan Mal- Informasi untuk menimbulkan kekacauan, kebingungan dan perpecahan. Actor-aktor jahat ini berusaha mengganggu dan merusak institusi demokrasi dan kekompakan nasional. Ucap Fahmi. Webinar yang diketahui menghadirkan sejumlah partai politik diantaranya Partai Garuda, PKPI, PPP, PBB, PKB dan PDIP tersebut, dilanjutkan dengan sesi Diskusi hingga ditutup oleh Deputi Administrasi KPU RI, Purwoto RH. -Tekhupmas

Jelang Tutup Tahun, KPU NTT Lakukan Konsolidasi DPB

Larantuka – Jelang tutup tahun 2021, KPU Provinsi NTT melakukan konsolidasi pengelolaan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) melalui Rapat Koordinasi DPB Triwulan IV 2021. Rapat koordinasi DPB tingkat Provinsi NTT ini dilaksanakan Rabu, (29/12/2021) secara daring yang diikuti oleh Pimpinan dan Jajaran Sekretariat KPU Kabupaten/Kota se-NTT, Pimpinan Bawaslu Provinsi NTT serta unsur Pimpinan Partai Politik Peserta Pemilu 2019 tingkat Provinsi NTT. Baca Juga : Jelang Tutup Tahun, KPU Flotim Catat 167.828 DPB Pada kesempatan ini Ketua KPU NTT Thomas Dohu dalam sambutannya menegaskan bahwa pentingnya konsolidasi pengeloaan DPB secara periodik melalui rapar Koordinasi seperti ini, KPU Kabupaten/Kota melakukan Rakor setiap Triwulan dan oleh KPU Provinsi NTT melakukan Rakor setiap Semester. Konsolidasi ini guna memastikan keberlanjutan data pemilih dapat diupdate setiap periode dengan begitu KPU dapat menghadirkan data pemilih yang lebih berkulaitas nantinya saat melaksanakana tahapan pemilu, ujar Thomas. Lanjut Thomas, dalam melakukan pengeloaan DPB KPU Kabupaten/Kota diminta untuk terus melakukan konsolidasi kemitraan dengan stakeholder pemilu terutama Dinas Kependudukan dan Pencatataan Sipil di setiap Kabupaten/Kota guna turut serta menyajikan data penduduk yang berkualitas, di samping data penduduk dari pemerintah Desa/Kelurahan sesua dengan kreativitas koordinasi KPU Kabupaten/Kota, Tutup Thomas. Pada kesempatan yang sama Ketua Divis Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi NTT Fransiskus Vincent Diaz. Sesi membacakan Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan tingkat Provonsi NTT Tahun 2021 sebanyak 3.487.661 pemilih, yang terdiri dari laki-laki 1.706.606 pemilih dan perempuan 1.781.055 pemilih. Rakor DPB semester ini juga mencatat 33.447 pemilih baru dan 14.677 pemilih yang dicoret dari DPT Pemilu 2019 karena dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dengan alasan meninggal dunia, ganda, dibawah umur dan pindah domisili. (Proda).

Nuansa Motif Daerah, KPU Flotim Semarakan HUT Provinsi NTT ke-63

Larantuka, kab-florestimur.kpu.go.id. Perayaan HUT Provinsi NTT ke-63 yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2021, juga dirayakan seluruh Satker KPU se-NTT sebagaimana surat Ketua KPU Provinsi NTT Nomor: 885/PK.02.1/53/2021 tanggal 19 Desember 2021 perihal Peringatan HUT Provinsi NTT ke-63 Tahun 2021. KPU Flores Timur dalam menyemarakan HUT Provinsi NTT tersebut, melaksanakan upacara bendera pada Pukul 09.00 wita di halaman kantor KPU Flotim dengan peserta mengenakan pakaian bermotif daerah asal. Bertindak sebagai Pembina upacara, Ketua KPU Kab. Flores Timur Kornelius Abon dalam sambutannya, mengapresiasi pelaksaan apel peringatan HUT NTT yang diselenggarakan dalam nuansa lokal. Kita berbangga karena kekayaan budaya yang dimiliki NTT. Hari ini beragam motif daerah yang dikenakan sesuai daerah asal masing-masing yaitu ada Soe, Alor, Manggarai, Ngada, Sikka dan Flores Timur. Motif Flores Timur pun beragam diantaranya tenun adonara, solor, dan beberapa di daratan Larantuka. Demikian bangga Kornelius. Lebih lanjut, Kornelius juga berpesan untuk jangan pernah melupakan jasa para pahlawan khususnya para pahlawan yang berjasa bagi Provinsi NTT.  Diketahui, sejumlah pemimpin NTT sebagai Gubernur mulai dari William Johanes Lalamentik; Letjen. TNI Elias Tari;  Brigjen. TNI dr. Aloysius Benedictus Mboi, M.P.H.; dr. Hendrikus Fernandez; Mayjen. TNI Herman Musakabe; Piet Alexander Tallo, S.H.; dan terakhir adalah Mantan Gubernur dua periode asal Flores Timur, Frans Lebu Raya yang meninggal satu hari menjelang HUT NTT hari ini. Mereka telah menjadi pemimpin nasional dan olehnya perlu untuk terus dikenang jasa dan bakti mereka. Pesan Kornelius. Upacara yang berlangsung di pelataran kantor tersebut berjalan khidmat dan berakhir pukul 09.45, dilanjutkan dengan ber-fotoria dan ramah tamah. (Tekhupmas)

Jelang Tutup Tahun, KPU Flotim Catat 167.828 DPB

Larantuka – Jelang tutup tahun KPU Kabupaten Flores Timur lakukan Rapat Koordinasi Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode Desember sekaligus Triwulan IV 2021. KPU Flotim mencatat DPB tembus angka 167.828 pemilih. DPB Periode ini tercatat meningkat jumlahnya dibandingkan periode Triwulan III 2021 sebanyak 166.930 pemilih, atau meningkat 928 pemilih. Meningkatnya data pemilih berkelanjutan tersebut disampaikan Ketua Divisi Program dan Data KPU Kabupaten Flores Timur Fabianus Boli Uran pada Rapat Koordinasi Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Desember sekaligus Triwulan IV 2021 yang digelar KPU Kabupaten Flores Timur, Selasa (14/12/2021). Rapat Koordinasi dipimpin Ketua KPU Kabupaten Flores Timur Kornelius Abon tersebut berlangsung di Ruang Rapat KPU Flotim, dihadiri unsur Komisioner, Sekretaris beserta Pejabat Struktural Sekretariat KPU Kabupaten Flores Timur. Hadir para stakeholder pemilu yang terdiri dari Ketua Bawaslu Kabupaten Flores Timur Arifin Atanggae, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Flores Timur Marianus Waton dan Kepala Bidang Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Flores Timur Alexander P. Dasilva. Turut hadir pula perwakilan dari Pemerintah Desa Pululera Kecamatan Wulanggitan dan Pemerintah Desa Nobo Kecamatan Ile Bura guna menerima Piagam Penghargaan dari KPU Kabupaten Flores Timur sebagai Pemerintah Desa yang aktif berpartisipasi melaporkan data pemilih dengan menggunakan layanan Aplikasi SIADIL. Dari jauh turut hadir secara daring Wakil Ketua PKP Hindradjid dan Wakil Sekretaris PDIP Erni Bethan. Adapun Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan periode Desember dan Triwulan IV 2021 dengan jumlah pemilih sebanyak 167.828 pemilih, terdiri dari laki-laki 78.379 pemilih dan perempuan 89.449 pemilih. Rekapitulasi DPB tersebut merupakan hasil pemutakhiran data penduduk yang diperoleh melalui data layanan adminduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Flores Timur, serta laporan pemerintah Desa Nayubaya Kecamatan Wotanulumado. Rakor DPB periode ini juga mencatat 847 pemilih baru, 65 pemilih yang melakukan ubah data dan 219 pemilih dicoret dari DPT Pemilu 2019 karena dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dengan alasan meninggal dunia dan pindah domisili. Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan periode Desember dan Triwulan IV 2021 tersebut berdasarkan surat Ketua KPU RI Nomor: 366/PL.02.1-SD/01/KPU/IV/2021 tanggal 21 April 2021 perihal Perubahan Surat Ketua KPU RI Nomor : 132/PL.02.1-SD/01/KPU/II/2021 Perihal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021. Kegiatan rapat koordinasi tersebut diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan, Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Pemdes Pululera dan Nobo serta penyerahan Berita Acara kepada masing-masing stakeholder pemilu yang berkesempatan hadir. (Proda)