Berita Terkini

KOPI PARMAS KE-4

  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur turut ambil bagian dalam kegiatan Kopi Parmas (Kitong Omong Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat) Seri ke-4 yang digelar KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (10/12/2025) ini diikuti oleh seluruh jajaran KPU Kabupaten/Kota se-NTT. Mengangkat tema “Dinamika Opini Publik dan Pembentukan Preferensi Pemilih”, kegiatan dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna. Dua narasumber hadir membagikan perspektif mereka, yakni Kornelius Sumbi dari KPU Kabupaten Ende dan Herybertus Harun dari KPU Kabupaten Manggarai. Keduanya membahas bagaimana persepsi masyarakat terbentuk serta faktor-faktor yang memengaruhi pilihan politik pemilih. Bagi KPU Kabupaten Flores Timur, forum ini bukan sekadar diskusi rutin, melainkan ruang belajar bersama. Melalui Kopi Parmas, para penyelenggara pemilu dapat saling bertukar pengalaman dan memperkaya pemahaman terkait dinamika sosial yang memengaruhi pelaksanaan pemilu. KPU Flores Timur juga menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas internal, terutama dalam memberikan pelayanan kepemiluan yang lebih profesional, transparan, dan inklusif. Kegiatan seperti Kopi Parmas dianggap sangat membantu memperkuat kolaborasi antar-KPU di seluruh NTT, sehingga penyelenggaraan pemilu ke depan dapat berlangsung dengan lebih baik dan berintegritas.

KPU Kabupaten Flores Timur Gelar Rapat Evaluasi Pelaporan SPIP Bulan November

Flores Timur, Jumat 5 Desember 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur menggelar rapat evaluasi pelaporan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk periode November 2025 sebagai tindak lanjut dari rapat pleno rutin. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat lantai 2 Kantor KPU Kabupaten Flores Timur. Rapat evaluasi tersebut dipimpin oleh Anggota KPU Kabupaten Flores Timur Arifin Atanggae. Kasubag Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Mikhael Lamabelawa yang menangani pengelolaan SPIP secara rinci menjelaskan terkait 8 (delapan) kartu Kendali dalam SPIP yang telah disiapkan oleh setiap sub bagian. Selanjutnya melalui operator SPIP Fandy Reza Ridwanmas, masing-masing kartu kendali dipaparkan dan dicermati untuk memastikan kebenaran data dan informasi. Agenda ini merupakan bagian dari upaya KPU untuk memastikan akurasi, ketepatan waktu, dan kualitas pelaporan SPIP sebagai instrumen penting dalam meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas internal lembaga. Pembahasan secara mendetail terkait progres penyampaian laporan SPIP, kendala teknis yang masih ditemui, serta langkah perbaikan yang perlu dilakukan untuk bulan berikutnya. Sejumlah catatan dan rekomendasi disepakati bersama guna memperkuat efektivitas implementasi SPIP di lingkungan KPU Kabupaten Flores Timur. KPU Kabupaten Flores Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengendalian internal melalui evaluasi rutin dan koordinasi berkelanjutan. Turut hadir dalam evaluasi ini Kasubag Keuangan Umum dan Logistik, Theresia O Boleng dan Kasubag Hukum dan SDM, Rossa Asry.  

KPU Flores Timur Gelar Internalisasi Pengelolaan dan Penyusunan Arsip

  Larantuka — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur mengadakan kegiatan internalisasi pengelolaan dan penyusunan arsip pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat KPU Kabupaten Flores Timur dan diikuti oleh seluruh pegawai sekretariat. Internalisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman serta keterampilan pegawai dalam mengelola arsip secara tertib, sistematis, dan sesuai standar kearsipan yang berlaku. Dengan tata kelola arsip yang baik, kualitas pelayanan kelembagaan maupun kesiapan dokumen dalam tahapan Pemilu dan Pemilihan diharapkan semakin optimal. Pada kesempatan ini, Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Kabupaten Flores Timur bertindak sebagai pemateri. Beliau memaparkan pentingnya penataan arsip yang benar, alur pengelolaan arsip aktif dan inaktif, hingga strategi menjaga keamanan dan kemudahan akses dokumen. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Flores Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas internal, termasuk dalam hal pengelolaan administrasi dan kearsipan sebagai bagian penting dari penyelenggaraan Pemilu yang profesional dan akuntabel.

KPU Flores Timur Ikuti Program KoPi Parmas Part 3, Bahas Penguatan Literasi Politik dalam Komunitas

  KPU Kabupaten Flores Timur kembali mengambil bagian dalam Program KoPi Parmas Part 3 bertajuk “Strategi Penguatan Literasi Politik dalam Konteks Komunal” yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi NTT secara daring pada Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Undangan KPU Provinsi NTT Nomor 928/HM.04-Und/53/2025 tertanggal 1 Desember 2025. Program KoPi Parmas sendiri menjadi ruang dialog yang terus dihidupkan oleh KPU Provinsi NTT sebagai wadah berbagi pengalaman, pengetahuan, sekaligus merawat diskusi konstruktif untuk memperkuat kualitas demokrasi. Melalui forum ini, diharapkan tumbuh strategi-strategi baru yang mampu meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pemilihan, terutama dalam konteks kehidupan komunal di NTT. Dalam part 3 kali ini, hadir sebagai narasumber Dickson N.Y Daly Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Sumba Barat Daya serta Ramli Ika Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Sabu Raijua. Keduanya membagikan berbagai perspektif strategis terkait pendekatan literasi politik yang relevan dengan karakter masyarakat NTT. Dari KPU Kabupaten Flores Timur, kegiatan ini diikuti oleh Anggota KPU Kabupaten Flores Timur Arifin Atanggae dan Dahlya Reda Ola, Kasubbag Hukum dan SDM beserta staf.

KPU Kabupaten Flores Timur Gelar Rapat Pleno Rutin

Larantuka — KPU Kabupaten Flores Timur kembali menggelar rapat pleno rutin pada senin 1 desember 2025 pagi di ruang rapat lantai 2 kantor KPU. Rapat yang dimulai pukul 09.30 WITA ini dipimpin oleh jajaran komisioner dan diikuti oleh seluruh subbag yang terlibat dalam dukungan teknis maupun administrasi. Pleno kali ini membahas tiga agenda utama yang berkaitan langsung dengan pemutakhiran data pemilih dan penguatan program kelembagaan, yaitu: Coktas Data Luar Negeri untuk Pulau Adonara dan Solor Persiapan Rekapitulasi PDPB Triwulan IV Pembahasan Warnasari   Rapat pleno berlangsung kondusif dan menghasilkan beberapa langkah tindak lanjut yang akan ditangani oleh masing-masing divisi. Melalui pleno rutin seperti ini, KPU Kabupaten Flores Timur terus membangun koordinasi internal yang solid untuk memastikan seluruh tahapan kepemiluan dan program kelembagaan berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai regulasi.

KOPI PARMAS PART II

KPU Flores Timur Ikuti Kopi Parmas Part 2: Membaca Ruang Publik Digital dan Perilaku Pemilih KPU Kabupaten Flores Timur kembali mengambil bagian dalam kegiatan Kopi Parmas Part 2 yang digelar secara daring pada Selasa (26/11). Diskusi kali ini menghadirkan dua narasumber utama: Yohanes Saleh Funan, Kadiv Parmas KPU TTU, dan Fredy Umbu Bewa Guty, Ketua KPU Sumba Tengah. Dengan mengusung tema “Ruang Publik Digital”, para narasumber mengajak peserta untuk melihat lebih dekat bagaimana kehidupan masyarakat kini seolah berada di bawah "CCTV sosial". Setiap tindakan, komentar, dan pilihan publik terekam dan turut membentuk dinamika demokrasi—termasuk dalam menentukan preferensi politik. Dalam diskusi tersebut, beberapa hal penting mengemuka: Ruang digital adalah panggilan bagi KPU. Di tengah derasnya arus informasi, KPU perlu hadir memastikan publik menerima data yang benar, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjadi benteng terhadap hoaks dan bias emosional. Pilkada 2024 menunjukkan betapa kuatnya pengaruh ruang digital. Perubahan preferensi pemilih terbukti banyak terpicu dari interaksi dan informasi yang beredar di ranah daring. Ruang digital juga menjadi ruang uji publik, tempat masyarakat menyampaikan kritik, apresiasi, hingga menilai kinerja KPU secara langsung. Tantangan terbesar adalah menjadikan masyarakat sebagai pemilih yang rasional, di tengah aliran informasi yang terus bergerak dan sering kali bercampur antara fakta, opini, dan manipulasi. Melalui kegiatan seperti ini, KPU Flores Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat literasi digital masyarakat dan memastikan setiap warga memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipercaya—sebagai fondasi bagi demokrasi yang sehat di era digital.